
Pernahkah Anda memikirkan atau bahkan menuliskan suatu target dan kemudian tanpa disadari menjadi kenyataan? Apakah itu kebetulan ? Hahahaha … kalau ada “kebetulan” lalu dimana tempat “hukum sebab akibat” atau “tabur tuai” ? Benar kan ? Hukum sebab akibat selalu bekerja 24 jam sehari 365 hari setahun kepada siapapun. Apa yang disebut kebetulan seringkali hanyalah karena manusia tidak mampu menyebutkan apa alasannya. Yuk, perhatikan pola yang sudah terjadi. Kalau Anda memikirkan atau bahkan menuliskan sesuatu…
Read More »Seorang wanita berusia sekitar 55 tahun ada di ruang terapi saya menceritakan kegalauannya. Ia seringkali merasa sendirian dan kesepian bahkan ketika berada di ruang karaoke bersama dengan sahabatnya yang sedang ramai bernyanyi. Astaga! Bisakah itu benar-benar terjadi?? Iya, ini kasus nyata dari ruang terapi saya. Beliau adalah seorang pengusaha yang mempunyai jaringan bisnis di bidang F&B yang sudah autopilot. Mungkin Anda bertanya-tanya apakah masalahnya ada di aspek keuangan? Tidak. Apakah di aspek relasi dengan pasangan…
Read More »
Sadarkah bahwa apa yang selama ini dianggap sebagai kesenangan yang tidak membahayakan bisa dengan seketika berubah menjadi kecanduan yang parah dan mengontrol hidup seseorang? Seseorang memulai hari dengan kopi di pagi hari dan segera saja hidupnya dikendalikan oleh kopi. Ia tidak dapat berpikir tanpa kopi. Ia tidak dapat memulai pekerjaannya tanpa kopi. Photo by BRUNO EMMANUELLE on Unsplash Atau seseorang memantau email atau chat WA atau telegram setiap hari karena itu bagian dari pekerjaan dan…
Read More »
Seorang klien dalam sesi coaching menceritakan masalahnya yang stagnan di satu income tertentu yang sebenarnya lumayan besar berkisar Rp 50 juta – 70 juta sebulan. Ia mengamati incomenye berkisar di angka itu sudah selama 3 tahun terakhir. Dia tahu harus melakukan apa untuk membuat bisnisnya bertumbuh lebih besar namun sebagian dari dirinya seakan ada yang menolak. Salah satu self talk yang sering muncul menurutnya adalah, “untuk apa punya income lebih besar lagi, toh segini juga…
Read More »