Pernah tahu tentang apa itu afirmasi ??

Afirmasi atau peneguhan adalah semacam sugesti pribadi. Saat Anda sedang melakukan sesuatu dan merasa kesulitan lalu mengatakan pada diri Anda sendiri (dalam hati), “Ayo, dikit lagi, kuatkan dirimu, pasti bisa!” itulah afirmasi.

Afirmasi ini sebenarnya adalah sebuah sugesti pribadi yang dilakukan secara sadar untuk menguatkan keyakinan yang mau dikembangkan dalam diri seseorang.

Mengapa afirmasi ini bisa bekerja pada diri seseorang? Karena Tuhan menciptakan otak manusia dengan mekanisme tertentu yang bisa diprogram melalui kata-kata. Semua hal yang melekat dalam diri seseorang sekarang ini adalah hasil dari afirmasinya yang dibangun bertahun-tahun sehingga menjadi sebuah konsep diri.

Contoh yang paling sederhana adalah seseorang yang hari ini ahli nyanyi, melukis atau matematika. Dulunya saat pertama kali belajar semua hal tersebut tentunya mereka juga pernah mengalami kesulitan-kesulitan dan di titik itulah mereka diuji keyakinannya terhadap diri sendiri. Saat mereka tanpa sadar mengatakan pada dirinya bahwa mereka mampu maka akhirnya mereka melewati kesulitan tersebut dan akhirnya menjadi ahli tanpa disadari.

Sebaliknya jika mereka kerap mengatakan pada dirinya, “Ah sulit nih, percuma juga belajar hal ini” maka yang terbentuk adalah mereka tidak menjadi ahli di bidang itu dan punya persepsi buruk terhadap hal tersebut.

Jadi segala sesuatu yang sekarang menjadi keahlian atau ketidakahlian seseorang adalah hasil dari afirmasinya sendiri.

Apa yang saya bahas diatas adalah afirmasi yang dilakukan tanpa sengaja. Nah bagaimana sekarang kalau Anda ingin menguasai ketrampilan tertentu atau memiliki sikap mental atau cara pandang tertentu yang secara sengaja ingin ditumbuhkembangkan dalam diri Anda??

Misal Anda ingin merasa bahwa belajar itu menyenangkan atau Anda ingin mengurangi nafsu makan karena sudah overweight. Atau ingin lebih mendisiplinkan diri menyelesaikan sesuatu sampai tuntas.

Nah Anda bisa mempercepat proses dari hal diatas menggunakan afirmasi. Afirmasi akan menyelaraskan isi otak bawah sadar Anda dengan keinginan sadar Anda.

Oke bagaimana melakukan afirmasi dengan benar dan kuat sih agar proses perubahan bisa terjadi lebih cepat ??? Mau tahu atau mau tahu bangettttt ??? hahahahaha …

Simak yang berikut ini karena inilah intisari dari keefektifan afirmasi. Kosongkan gelas Anda – lupakan semua informasi yang pernah Anda dapatkan tentang afirmasi karena berikut ini saya akan membuatnya lebih mudah dan lebih kuat untuk Anda.

Ada 2 hal utama yang perlu Anda perhatikan … yaaa hanya 2 hal saja yang perlu diperhatikan dalam membuat afirmasi yang efektif.

  1. Pilihan kata-kata yang menimbulkan greget
  2. Kondisi pikiran saat afirmasi dimasukkan

Hehehe sederhana kan? Sekarang saya bahas satu-satu yaaa …

Pilihan kata-kata Anda harus sedekat mungkin dengan kenyataan yang bisa Anda raih. Misal seorang anak yang nilai matematikanya 20, 40, 15, 35, 25 lalu ingin jago matematika dan kemudian mengatakan pada dirinya, “aku hebat matematika, aku juara matematika dan tak ada yang bisa mengalahkan aku”

Yaa memang itu tidak salah dan positif sih. Namun perlu diingat otak punya mekanisme tersendiri menyaring informasi. Jika bagi otak anak tersebut alias dalam gambaran pikirannya matematika itu terlalu sulit maka mengatakan afirmasi diatas akan membuat filter otak menyaringnya dan mengatakan itu tak mungkin karena dibandingkan dengan kenyataan yang sudah terjadi itu terlalu jauh.

Akan lebih bijaksana kalau di tahap awal untuk membangun kepercayaan diri tentang matematika tersebut si anak mengatakan, “makin hari aku makin menyukai matematika” atau misalnya, “entah mengapa makin hari aku makin menyukai matematika dan maki bisa memahami pola-pola matematika”.

Inilah yang saya sebut dengan sedekat mungkin dengan kenyataan. Karena kita mau bersahabat dengan filter otak terlebih dahulu lalu kemudian seiring dengan kemajuan afirmasinya disesuaikan lagi dengan target yang mau dicapai.

Di sinilah pentingnya pemilihan kata-kata yang mau dipakai untuk afirmasi menentukan seberapa mudah afirmasi itu diterima oleh filter otak.

Coba lihat lagi perbedaan kalimat yang saya buat contoh tentang matematika di atas. Tempatkan diri Anda sebagai anak yang mengalami masalah tersebut dan mana kalimat yang lebih masuk akal dan lebih mungkin terjadi bagi Anda ?

Sekarang saya akan membahas syarat kedua yang diperlukan afirmasi agar meluncur mulus ke dalam pikiran bawah sadar.

Pernahkah Anda berusaha belajar sesuatu saat dalam kondisi stres?? Apakah mudah menyerap hal yang baru Anda pelajari tersebut dalam kondisi stres?? Tentu tidak.

Hal yang sama terjadi saat Anda mau memasukkan afirmasi untuk mengubah perilaku atau pola pikir Anda. Anda tak bisa memasukkannya ke dalam otak saat dalam kondisi stres.

Anda harus memasukkan afirmasi saat otak dalam kondisi relaks, nyaman, santai, tidak merasa terancam dan fokus 100% pada afirmasi yang mau dimasukkan.

Bagaimana caranya membuat otak dalam kondisi seperti itu? Mudah kok … Anda tinggal cari tempat tenang dan nyaman lalu pikirkan saja tentang situasi yang membuat Anda nyaman. Heningkan diri Anda dan endapkan semua pemikiran sehingga Anda bisa fokus pada napas dan keberadaan diri Anda yang sedang duduk santai. Mudah kan ?? Jika Anda merasa butuh bantuan untuk membuat otak Anda benar-benar relaks sempurna maka Anda juga bisa menggunakan CD audio the Ultimate Self Hypnosis  yang telah saya buat dan terkadang saya berikan pada klien-klien saya di ruang terapi jika kasus mereka membutuhkan.

CD audio the Ultimate Self Hypnosis  tersebut berisi suara saya yang memandu Anda untuk merelakskan tubuh dan juga otak Anda sehingga siap untuk menerima afirmasi. Jika Anda merasa itu adalah kebutuhan Anda silakan klik saja link ini CD audio the Ultimate Self Hypnosis

Nah kalau sudah santai dan fokus (entah dengan cara Anda sendiri atau menggunakan panduan di dalam CD audio the Ultimate Self Hypnosis ) maka katakanlah pada diri sendiri  afirmasi yang sudah Anda susun. Katakan pada diri Anda perlahan-lahan dan tegas afirmasi yang sudah Anda tuliskan di kertas sebelumnya. Anda bisa mengatakannya dalam hati saja kok tidak perlu bersuara. Atau bisa juga bayangkan dalam otak Anda kalimat afirmasi yang sudah Anda tulis di kertas melayang-layang dalam imajinasi Anda.

Berapa lamakah hal tersebut diulang? Anda harus mengulang afirmasi tersebut sampai mendapatkan perubahan baru yang Anda inginkan lalu buatlah afirmasi yang baru lagi sesuai dengan target baru yang mau Anda raih.

Oke … salam sehat kaya raya bahagia selalu untuk Anda

Share This