Halo jumpa lagi dalam edisi kali ini. Saya akan membahas lanjutan dari 7 Tips Sukses dalam Karier..  Di edisi 7 Tips Sukses dalam Karier (Part 1) saya sudah membahas 2 poin penting yaitu : mengelola emosi dan mengelola waktu.

Sekarang saya akan lanjutkan dengan pembahasan tips berikutnya yaitu :

1. Kelola prioritas

Pernahkah Anda merasa sangat sibuk dan lelah tapi serasa tak menghasilkan apapun? Hmm … hal itu bisa terjadi pada seseorang. Sangat banyak yang dikerjakan tapi secara ekonomi tak ada perubahan. Secara batin pun juga tak punya pengaruh besar mendongkrak kebahagiaan bahkan mungkin yang ada hanyalah kejenuhan dan kekecewaan dan perasaan negatif lainnya.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Karena tak pernah ada prioritas dalam menentukan aktivitas. Akibatnya semua hal yang muncul di depan mata ditanggapi sebagai hal yang penting dan harus diselesaikan. Padahal tidak semua hal yang muncul di depan mata seperti itu.

Anda harus bisa memilih mana yang harus Anda dahulukan. Jika berbicara mengenai bisnis dan karier maka Anda harus terfokus. Ada sebuah pepatah kuno yang mengatakan, “jika Anda mengejar dua ekor kelinci maka keduanya akan hilang”.

Dalam buku Good to Great karya Jim Collins dituliskan, “kebanyakan dari kita menjalani kehidupan yang sibuk namun tidak disiplin. Kita memiliki daftar hal yang harus dilakukan. Daftar ini terus bertambah banyak isinya dan kita terus berusaha membangun momentum dengan cara melakukan, melakukan dan melakukan lebih banyak hal. Ini hampir tidak pernah berhasil. Mereka yang membangun perusahaan dan karier yang hebat justru mengembangkan daftar hal yang harus berhenti mereka lakukan, bukan hal yang harus meeka lakukan. Mereka menunjukkan sangat banyak disiplin untuk meninggalkan hal-hal yang tidak penting itu”.

Berikut adalah tips untuk memudahkan Anda :

  • Gunakan 80% waktu Anda untuk bekerja pada area yang menjadi kekuatan Anda
  • Gunakan 15% waktu Anda untuk bekerja pada area yang sedang Anda pelajari.
  • Gunakan 5% waktu Anda untuk bekerja pada area penting lainnya.

2. Kelola energi Anda

Anda tak akan bisa melakukan apapun tanpa adanya energi. Darimana Anda memperoleh energi? Dari makanan, latihan dan lingkungan. Seringkali hal-hal kecil untuk mendapatkan energi yang berkualitas tak diperhatikan. Banyak orang terbuai dengan kenikmatan semu karena ketidaktahuan sehingga menjadi korban propaganda iklan.

Makanan adalah bahan bakar yang Anda masukkan dalam tubuh. Jika Anda memasukkan bahan bakar yang salah maka tubuh Anda akan mengalami masalah – entah langsung terasa atau agak lama baru terasa.

Banyak orang tak tahu bagaimana sifat alamiah tubuhnya sehingga mereka memakan apa yang enak bagi mulut tapi belum tentu bagi tubuh. Akibatnya ? Mudah merasa ngantuk dan loyo saat jam 13 atau bahkan jam 11 sudah lemas hahahaha. Padahal makan dan istirahat cukup.

Untuk masalah cara akan yang sesuai dengan sifat alamiah tubuh silakan Anda pelajari lebih dalam di materi saya yang bisa Anda unduh secara gratis di www.21dsm.ariesandi.com. Pada hari kelima dari materi tersebut saya membahas masalah tentang makanan yang menyehatkan tubuh dan melipatgandakan energi Anda.

Latihan olahraga yang tepat juga akan membuat tubuh Anda memiliki energi yang tak ada habisnya. Seringkali hal ini diremehkan sampai dokter memerintahkan Anda harus berolahraga dan biasanya itu tidak nyaman karena berolah raga karena terpaksa. Tubuh memerlukan keseimbangan gerak. Banyak orang mengatakan bahwa pekerjaannya sudah menggunakan banyak gerakan fisik jadi sama saja dengan olah raga. Hal itu tidaklah sama. Karena saat Anda bekerja maka otak Anda terfokus pada pekerjaan bukan pada tubuh Anda. Reaksi kimiawi yang terjadi di dalam tubuh jelas sangat berbeda dibanding kalau Anda betul-betul berolahraga.

Hal berikutnya yang harus diperhatikan tentang pengelolaan energi adalah lingkungan. Lingkungan yang kondusif dan positif memberikan energi pada individu di dalamnya. Sementara lingkungan yang negatif akan menyedot energi. Pernahkah Anda berbicara dengan seseorang yang terus menerus mengeluh dan membicarakan kejelekan orang lain dan setelah selesai bicara dengan orang tersebut rasanya badan Anda menjadi lemas?

Itu baru satu orang. Bagaimana kalau sekelompok orang yang negatif seperti itu? Perhatikan lingkungan Anda dan juga aktifitas Anda. Ada beberapa hal yang harus Anda hindari karena menyedot energi Anda.

  • Aktifitas tanpa arahan akibatnya hanya menguras energi tanpa kepuasan
  • Beban tanpa tindakan artinya Anda memiliki beban tanggung jawab yang harus diselesaikan tapi tak mampu bertindak atau bahkan tak melakukan tindakan apapun sehingga situasi jadi menggantung tidak jelas
  • Konflik berkepanjangan yang tidak terselesaikan

Selamat menerapkan tips-tips diatas dan nantikan tips berikutnya di edisi yang akan datang.

Salam hebat untuk Anda semua.

 

Ariesandi S.,CHt

www.ariesandi.com

Share This